TATA TERTIB
MUSYAWARAH DAERAH FPTI JAWA TIMUR 1998
Batu 20 - 22 Maret 1998
 
Pasal 1
Pendahuluan

Demi kelancaran dan ketertiban penyelenggaraan Musyawarah Daerah FPTI Jawa Timur 1998 (disingkat MUSDA FPTI JAWA IIMUR 1998), serta dalam rangka mencapai hasil dan tujuan semaksimal mungkin, maka perlu diadakan dan diberlakukan suatu peraturan tata tertib yang merupakan ketentuan yang harus diikuti dan dipatuhi oleh semua pihak tanpa ada yang dikecualikan. 

Pasal 2
Maksud dan Tujuan
  1. Memenuhi ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga FPTI
  2. Sebagai pedoman pelaksanaan rapat-rapat untuk mencapai sasaran penyelengaraan MUSDA FPTI Jawa Timur 1998
  3. Tercapainya ketertiban dan kelancaran rapat-rapat, sehingga dicapal hasil optimal.
Pasal 3
Kedudukan dan Sifat MUSDA
  1. MUSDA merupakan pemegang kekuasaan dan instansi organisasi PPTI tertinggi
  2. MUSDA bersifat kekeluargaan di dalam musyawarah untuk mencapai mufakat bagi pembinaan dan pengembangan FPTI Jawa Timur.
Pasal 4
Tema MUSDA

Tema Musda FPTI Jawa Timur 1998 adalah : Konsolidasi Organisasi dan Pembinaan Dalam Rangka Meningkatkan Prestasi Olahraga Panjat Tebing di Jawa Timur. 

Pasal 5
Tugas MUSDA FPTI Jawa Timur 1998
  1. Menetapkan Tata Tertib dan Agenda Musda FPTI Jawa Timur 1998
  2. Membahas dan memutuskan segala sesuatu mengenai Laporan Pertanggungjawaban Program Kerja dan Keuangan FPTI 1996-1998
  3. Membahas dan memutuskan segala sesuatu mengenal Program Kerja FPTI Jawa Timur tahun anggaran 1998-2001
  4. Mendengar laporan pelaksanaan Program Kerja dan Laporan Keuangan setiap pengurus cabang FPTI Jawa Timur
  5. Mernilih Formatur
  6. Membicarakan hal-hal lain yang dianggap perlu oleh MUSDA FPTI Jawa Timur 1998.
Pasal 6
Peserta, Klasifikasi Peserta dan Jumlah Peserta

6.1. Peserta Musda adalah 

  1. Pengurus Daerah FPTI Jawa Timur
  2. Utusan Pengurus Cabang FPTI Jawa Timur dan Koordinator/team
6.2. Klasifikasi Peserta 
  1. Pengurus Daerah FPTI Jawa Timur adalah mereka yang terdaftar dalam susunan Pengurus Daerah FPTI Jawa Timur 1996-1998
  2. Utusan Pengurus Cabang adalah mereka yang terdaftar dalam susunan pengurus cabang dan harus dibuktikan dengan surat mandat
  3. Utusan koordinator team pada suatu daerah yang belum terbentuk cabang. Utusan ini harus membawa surat mandat yang ditanda tangani sekurang-kurangnya 5 orang pemanjat tebing yang ada di daerah tersebut
  4. Setiap peserta MUSDA sebagaimana diatur ayat 6.2.1., 6.2.2. dan 6.2.3. wajib telah mengetahui Anggran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga FPTI, Ketetapan-ketetapan MUSDA FPTI 1998 dan peraturan Tata Tertib ini
  5. Setiap peserta yang tidah memenuhi ayat 6.2.1., 6.2.2. dan 6.2.3. akan diperbolehkan untuk mengikuti MUSDA FPTI 1998 akan tetapi tanpa hak suara.
6.3. Jumlah Utusan 
  1. Seluruh Pengurus Daerah berhak menjadi peserta MUSDA, dengan uraian 5 orang utusan dan sisanya sebagai peninjau
  2. Setiap Pengurus Cabang dan Koordinator/team berhak mengirimkan utusannya maksimal 3 orang dengan uraian 2 orang utusan dan 1 orang peninjau.
Pasal 7
Hak Suara
  1. Pengurus Daerah mempunyai satu hak suara di dalam rapat
  2. Pengurus cabang/koordinator/team mempunyai satu hak suara di dalam rapat.
Pasal 8
Pimpinan dan Keputusan

1. Pimpinan MUSDA FPTI Jawa Timur : 

    Rapat MUSDA FPTI Jawa Timur dipimpin oleh pimpinan yang dipilih dari dan oleh peserta, terdiri dari tiga orang yaitu seorang ketua dan dua orang wakil ketua
2. Pimpinan Sementara : 
    Selama pimpinan MUSDA FPTI Jawa timur sebagaiman ayat 8.1. belum terpilih, maka untuk sementara dipimpin oleh Pengurus Daerah untuk memilih pimpinan MUSDA FPTI Jawa Timur
3. Keputusan :  Keputusan MUSDA diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat, jika keputusan mutakat tidak tercapai maka keputusan diambil dengan pemungutan suara berdasarkan mayoritas sederhana (1/2 + 1) dari jumlah hak suara 4. Tim Perumus :  Jika diperlukan dalam rangka merumuskan segala sesuatu yang dibicarakan dan diputuskan di dalam rapat, maka pimpinan MUSDA FPTI Jawa timur 1998 dapat membentuk tim perumus yang anggotanya dipilih dari peserta.
Pasal 9
Rapat

9.1. Utusan Rapat 

Semua peserta (Utusan Peninjau) MUSDA berhak untuk mengikuti semua rapat. 9.2. Rapat dalam MUSDA FPTI Jawa Timur 1998 membahas mengenai :  1. Organisasi yang akan membahas :  a. Program kerja masalah organisasi, pengurus cabang dan hubungan dengan daerah lain 
b. Pembahasan mengenai Tata Cara Pemilihan dan pembentukan formatur 
c. Hal-hal lain sepanjang menyangkut masalah organisasi.
2. Program Kerja yang akan membahas :  a. Pembahasan mengenal Rencana Strategis dan Program Timur 1998-2001 khususnya mengenal program kegiatan 
b. Hal-hal lain sepanjang menyangkut masalah kegiatan.
9.3. Keuangan dan Umum yang akan membahas : 
    a. Pembahasan mengenai Rencana Strategis dan Program Kerja FPTI Jawa Timur 1998-2001, khususnya mengenal masalah Perencanaan Aggaran Biaya 
    b. Hal-hal lain sepanjang menyangkut masalah keuangan dan usaha dana. 
Pasal 10
Sangsi

Terhadap pelanggaran dan/atau tidak dipenuhinya sesuatu atau beberapa ketentuan peraturan Tata Tertib ini dapat menimbulkan sangsi sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga dan Peraturan FPTI serta Peraturan pihak yang berwajib. 

Pasal 11
Penutup

Hal-hal lain yang belum diatur atau tidak cukup diatur oleh Tata Tertib MUSDA FPTI Jawa Timur akan diatur kemudian, dengan persetujuan rapat.

 
Kembali ke Agenda | MACCO | Climbing Party | SAR Gua Sriti | Rancangan Musda